Malam selasa kemarin, hasil screening frequency salah satunya SRSN,
SIFATNYA sangat spekulatif sekali karena saham ini nilainya 50 perak, meskipun sepuluh tahun yang lalu hargnaya sempat 600an, kalau memperhitungkan nilai tukar mata uang, mungkin sekarang nilainya setara 1000an (lah malah ngelantur)
bagaimana cara yang aman membeli saham ini?
set trigger / alert jika harga di atas 50, artinya jika ada last done transaction di angka 51, maka ente akan dikasih tau, itu loh SRSN bisa buy,
tapi pada prakteknya apakah bisa buy beneran? mungkin bisa kalau harga 51 52 masih ada, tapi kalau sudah di angka 53 atau 54 rasanya sudah gak layak untuk dikerjar. ingat dari 50 ke 52 itu sudah beda 4% sendiri lho, bayangkan kalau beli di 54, kemudian jual di 50 itu sudah rugi 8% sendiri!
bagaimana chartnya?

bulan februari kemarin sempat rame volume dan harganya (lihat dibagian bawah dibulan Januari sudah ada frequency spike sebelumnya), setelah itu bobok lagi dan bangun di bulan Agustus dengan volume yang lumayan dan juga bulan September ini. dan Senin kemarin muncul frequency spike yang menjulang kayak tower. ini perlu waspada di harga 51!
Bagaimana dengan lot dalam bid-off nya? kita lihat

yang paling kecil adalah 1411 lot di harga 57 siap antri jual kemarin, maka untuk amannya kita belinya juga sejumlah seribuan lot ini, sekitar 5 jutaan kalau beli di harga 51, dan mungkin bisa TP di harga 57 dengan ekpektasi profit 11%, atau sekitar 550rb rupiah. hehehe, worth it?
kalau sekiranya kurang, dan mau naikkan level risiko, kita bisa pakai lot 5000 (25-jutaan) seperti di harga 50/51 itu, dengan asumsi ketika harga lepas landas dari 51, akan pada berebut beli.
ingat ya ini hanya diarisaham, situ yang pencet buy situ juga harus siap dengan risikonya sendiri, karena bisa jadi nyangkut di harga 50 tanpa sempat keluar.
SIFATNYA sangat spekulatif sekali karena saham ini nilainya 50 perak, meskipun sepuluh tahun yang lalu hargnaya sempat 600an, kalau memperhitungkan nilai tukar mata uang, mungkin sekarang nilainya setara 1000an (lah malah ngelantur)
bagaimana cara yang aman membeli saham ini?
set trigger / alert jika harga di atas 50, artinya jika ada last done transaction di angka 51, maka ente akan dikasih tau, itu loh SRSN bisa buy,
tapi pada prakteknya apakah bisa buy beneran? mungkin bisa kalau harga 51 52 masih ada, tapi kalau sudah di angka 53 atau 54 rasanya sudah gak layak untuk dikerjar. ingat dari 50 ke 52 itu sudah beda 4% sendiri lho, bayangkan kalau beli di 54, kemudian jual di 50 itu sudah rugi 8% sendiri!
bagaimana chartnya?

bulan februari kemarin sempat rame volume dan harganya (lihat dibagian bawah dibulan Januari sudah ada frequency spike sebelumnya), setelah itu bobok lagi dan bangun di bulan Agustus dengan volume yang lumayan dan juga bulan September ini. dan Senin kemarin muncul frequency spike yang menjulang kayak tower. ini perlu waspada di harga 51!
Bagaimana dengan lot dalam bid-off nya? kita lihat

yang paling kecil adalah 1411 lot di harga 57 siap antri jual kemarin, maka untuk amannya kita belinya juga sejumlah seribuan lot ini, sekitar 5 jutaan kalau beli di harga 51, dan mungkin bisa TP di harga 57 dengan ekpektasi profit 11%, atau sekitar 550rb rupiah. hehehe, worth it?
kalau sekiranya kurang, dan mau naikkan level risiko, kita bisa pakai lot 5000 (25-jutaan) seperti di harga 50/51 itu, dengan asumsi ketika harga lepas landas dari 51, akan pada berebut beli.
ingat ya ini hanya diarisaham, situ yang pencet buy situ juga harus siap dengan risikonya sendiri, karena bisa jadi nyangkut di harga 50 tanpa sempat keluar.
Comments
Post a Comment